twitter
Tristar Culinary Institute Jakarta
Telp: 021-5380668. Fax: 021-53155652.
HP: 081234506326, 081286358533. PIN BB: 53B4FED8, 2A96E298.
Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 31-33. Serpong - Tangerang.

Sekolah Masak & Akademi Perhotelan

SEKOLAH TATA BOGA - SEKOLAH KULINER
Program Pendidikan Kuliner Diploma 1, D2 dan D3

Sistem Studi : Praktek Setiap Hari

Jurusan :
Patiseri (Baking & Pastry)

Tata Boga (Kuliner)


Jenjang Studi lanjutan S1 & S2 di Swiss.

Dengan jurusan : International Hotel and Tourism Management.


Jln. Raya Jemursari no. 244. Surabaya.

Telp: 031-8433224-25.

Flexi: 031-81639992.

HP: 0817321024.

Email: tristarkuliner@yahoo.co.id


*************************************

TRISTAR CULINARY INSTITUTE

Visi & Misi

Stuktur Kurikulum

Fasilitas

Biaya Perkuliahan

Info: Kursus Tristar 031-71933131 - 081332004197




Informasi:

*Kursus Tristar Kaliwaron

Jln. Kaliwaron 58-60. Surabaya

Jadwal Kursus Tristar Kaliwaron.

Tarif Kursus Privat di Tristar Cabang Kaliwaron.

Kids Cooking Class bersama Tristar Culinary Institute

Aneka Mesin & Peralatan Home Industry

Poduct List Tristar Machinery


*Anda ingin membuka Cafe?

Ikuti Kursus Cara Membuat Cafe

Kursus Minuman Cafe di Tristar Kaliwaron

Pages

Belajar Membuat Pie Bersama Chef Tristar



          Pie adalah jenis pastry yang populer di Amerika. Hidangan panggang ini konon ditemukan sejak jaman Mesir kuno. Pada jaman Romawi dan pada abad Pertengahan, pie digunakan sebagai pembungkus daging dan bahan-bahan lainnya agar tetap lembap selama dimasak dan agar isinya kedap udara serta tidak mudah basi. Bahan kulit pastry ini keras dan padat, terbuat dari tepung terigu, suet (lemak daging sapi), telur dan bahan lainnya. Namun seiring dengan perkembangan dunia kuliner, lambat laun kulit pie pun diciptakan sedemikian rupa dengan komposisi tepung terigu yang telah ditentukan, sehingga kulit pie dapat ikut dikonsumsibersama isinya. 



          Berkat keunikan cita rasanya, pie pun akhirnya menyebar ke suluruh penjuru Eropa termasuk Inggris. Awalnya, pie termasuk hidangan utama yang berisi daging, baik daging sapi atau kambing. Akibatperkembangan dunia kuliner dan resep roti, pie pun mulai dikenal sebagai hidangan populer. Isian pie pun menjadi beragam. Di sekitar tahun 1500an, resep kue pie mulai bertransformasi dengan memakai berbagai jenis buah-buahan sebagai isinya. Setelah populer di Inggris, pie akhirnya dikenal di Amerika yang kemudian diolah sedemikian rupa hingga memiliki berbagai jenis isian. Hal ini dapat dibuktikan dari buku resep kue yang ditemukan di Amerika pada tahun 1940an, ditemukan 65 resep pie di dalamnya.





          Anda tertarik belajar beberapa resep dari kue pie? Jika iya, Tristar memiliki beberapa chef yang sudah ahli dalam membuat pie dalam berbagai resep yang akan membuat anda merasa senang dan akan lebih cepat paham dalam mengikuti kursus yang diadakan.




          Tak hanya mendapat teori, praktekpun harus dilakukan oleh para peserta yang mengikuti kursus ini. Mulai dari memilih bahan, mencampurnya, memanggang hingga memberi topping pada pie yang sudah di panggang.



          Usai melaksanakan kursus membuat aneka pie ini, para peserta akan diberi oleh oleh berupa hasil dari pie yang sudah matang dan tak lupa mendapatkan sertifikat dari tristar culinary institute sebagai bukti bahwa peserta telah mengikuti pelatihan membuat aneka pie dengan baik.

Mix Me Up (Bar Competition)


Lomba untuk menguji kemampuan mahasiswa AKPAR Majapahit dalam mengolah minuman



          Dalam upaya untuk mengetahui tingkat kreatifitas serta pengetahuan para mahasiswa dalam mengolah minuman, AKPAR Majapahit mengadakan lomba dengan tema “mix Me Up (Bar competition)’ yang diikuti oleh para Mahasiswa AKPAR Majapahit khususnya jurusan culinary

          Lomba yang ini diikuti oleh 16 kelompok yang terdiri dari 32 mahasiswa. Menurut Ir. Juwono Saroso selaku President Director Tristar Institute tujuan diadakanya lomba ini adalah untuk melatih para siswa agar dapat mengkreasikan minuman baru yang nanti akan dapat muncul menu baru yang dibuat oleh para siswa. ‘Lomba bartender ini baru pertama kalinya dilakukan, ini juga merupakan gladi kotor untuk lomba berikutnya yang rencananya akan diadakan lomba semacam ini juga pada bulan mei mendatang’ imbuhnya

          Saat ditanya mengapa lomba ini untuk perkelompok terdiri dari dua orang, Ir Juwono menambahkan ‘alasan dibuat per kelompok yang terdiri dari 2 orang memang sengaja dibuat begitu karena kerjasama dalam sebuah tim itu sangat diperlukan, selain itu untuk mempersiapkan diri terjun dalam dunia industry karena di dunia industry itu juga sangat perlu kerja sama dalam senbuah tim’ ungkapnya

          Ir. Juwono juga sangat berharap lomba yang diadakan ini dapat menciptakan inovasi serta resep-resep baru dari para siswa untuk dapat dikembangkan lagi ke masyarakat serta dapat memiliki nilai jual di industry. Lomba tersebut dihadiri pula oleh juri yang terdiri dari Dra. Renny R. Wahjoedi,MM perwakilan dari Direktur Eksekutif LSP Pariwisata Nasional Jawa Timur serta beberapa perwakilan dari media cetak. Untuk kategori penilaian hasil akhir minuman yang dinilai adalah presentasi yang disampaikan oleh para peserta kepada juri, kebersihan alat dan tempat olahan, informasi yang disampaikan, ketetapan rasa dari minuman yang dihasilkan serta kecekatan dalam pengolahan



Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner






          Dari hasil lomba tersebut mendapatkan  juara, juara pertama diraih oleh Sheima Kartikarini dan Oktavia Ayu R dari jurusan culinary pagi dengan nama produk Ice Layer Ganache Avocado & Fantastic serta Pink Mouse. Juara kedua diraih oleh pratiwi sariyati dan nur amin M.R dari jurusan Culinary Siang dengan nama produk Dragon Chili Ice dan Forest Mocktail & 4th July Mocktail

          Saat ditanya alasan mengapa menggunakan alpukat pada produknya, Sheima Kartikarini dan Oktavia Ayu R yang dinobatkan sebagai pemenang pertama menegaskan, ‘alasannya karena alpukat kaya akan vitamin, mamiliki rasa yang sangat khas, warnanya yang bagus serta menurutnya alpukat masih jarang digunakan sebagai minuman karena yang sering ditemui seringkali hanyalah dalam bentuk jus saja. Dan untuk resep Pink Mouse menggunakan pemilihan bahan semangka dan lyche sebagai bahan utamanya dikarenakan pada kedua bahan tersebut banyak sekali kandungan airnya, jika dipadukan juga dapat menghasilkan rasa yang segar, rasanya juga lebih manis alami’.

         Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner

 Pemilihan bahan untuk juara kedua sangat berbeda dengan yang lain, biasanya untuk buah di mix dengan tambahan sayuran tapi untuk kali ini Pratiwi Sariyant dan Nur Amin M.R membuat inovai baru. Pembuatan produk Dragon Chili Ice perpaduan antara buah naga merah serta cabai rawit. Terdengar sangat unik memang karena rasa yang dihasilkan pada akhirnya adalah manis pedas nikmat. Saat ditanya mengapa buah naga merah dan cabai rawit? Pratiwi mengatakan ‘alasan menggunakan buah naga merah adalah warna yang terkandung pada buah naga merah sangat bagus dan lebih manis dibandingkan dengan buah naga putih. Dan untuk pemilihan cabai rawit sendiri itu untuk memadukan warna yang dihasilkan, jadi ada beberapa warna berbeda yang indah nantinya. Awalnya sebenarnya seng-iseng saja dan coba buat resep, tidak tahunya ternyata kok enak, akhirnya kita putuskan produk ini yang kita lombakan’.

          Para peserta mengungkapkan, tujuan meraka mengikuti lomba ‘Mix Me Up (Bar Competition)’ ini adalah untuk mencari pengalaman karena selanjutnya meraka akan terjun kedunia industry setelah  lulus, selain itu juga menggali kemampuan mereka dalam mencapur minuman.

Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner

Kunjungan Runner Up Master Chef Agus Sasirangan



Dari Menengok Alat Industri hingga Mencicipi Hidangan Karya Siswa
AKPAR Majapahit-Surabaya


          Suasana Akpar Majapahit yang terletak di Graha Tristar, Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya agak sedikit berbeda. Kedatangan Runner up Master Chef 2011, Agus Gazali Rahman atau yang lebih dikenal dengan sebutan Agus Sasirangan membuat suasana menjadi lebih hangat.

          Awalnya, Chef Agus Sasirangan datang untuk mencari alat industri berupa plastic sealer yang akan digunakan untuk mengemas keripik galuh kreasinya. Namun hangatnya sambutan dari sang pemilik, Ir. Juwono Saroso membuat Chef Agus Sasirangan ingin mengenal lebih dalam tentang AKPAR Majapahit.  

Dikarenakan kedatangan Chef Agus Sasirangan di hari Sabtu, kelaspun terisi oleh siswa umum yang sengaja datang untuk meningkatkan ketrampilan kuliner dengan mengikuti kursus masak dan bartender sesuai tema yang telah dipilih.

          Setelah melihat dan mempraktikkan cara kerja plastic sealer, Chef Agus pun berkeliling mengunjungi tiap kelas yang ada di AKPAR Majapahit. Saat memasuki kelas pertama, beberapa peserta yang sedang asyik membuat roti unyil merasa surprise dengan kedatangan Chef Agus Sasirangan.


Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner

          Dari kelas kursus Roti Unyil, Chef Agus Sasirangan mengunjungi kelas kursus masak lainnya, seperti kelas kursus Mi, kelas kursus Mereque, kelas kursus Lumpia, kelas kursus hidangan Vegetarian, kelas kursus Kreasi hidangan Kepiting, hingga kelas Bartender. Menariknya, siswa yang mengikuti kursus kala itu tak hanya datang dari Surabaya saja, ada siswa yang datang dari Malang, Jakarta, Palu, Mataram, bahkan Kalimantan.

Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner

          Saat mengunjungi kelas kursus masak, Chef Agus Sasirangan pun ikutan mencoba membuat Mi, mencicipi dendeng jamur juga menikmati kesejukan minuman hasil karya siswa yang kursus kala itu.

Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner


          Setelah mengunjungi tiap kelas kursus hingga menengok mini hotel AKPAR Majapahit, Chef Agus Sasirangan diajak makan siang dengan mencicipi kelezatan hidangan di café yang ada di dalam gedung AKPAR Majapahit. Kelebihan dari café ini, semua masakan yang dihidangkan merupakan hasil racikan para mahasiswa, dan disajikan oleh mahasiswa juga. “Semua siswa tidak hanya diajarkan tentang teori saja, dari hal yang simpel seperti yang dilakukan di café ini, mahasiswa dapat terbiasa untuk melatih ketrampilan yang mereka miliki” urai Ir.Juwono Saroso.          

Belajar Teknik Molecular Gastronomy di Jakarta dan Surabaya


Pastry Advanced – Akademi Pariwisata Majapahit
Belajar Pembuatan Ice Cream Dengan Nitrogen



Pemandangan menarik dilakukan mahasiswa Akpar Majapahit kelas Pastry Advanced saat praktik pembuatan ‘Yoghurt & Ice Cream’. Dalam materi ini, mahasiswa diajarkan 9 resep dasar, diantaranya Plain Yoghurt, Spoonable Yoghurt, Yoghurt Drink, Ice Cream Yoghurt, Eggless Ice Cream, Mung Bean Ice Cream, Soya Ice Cream, Healty Ice Cream dari bahan sayuran pokcoy dan buah bit.


Seperti diterangkan oleh dosen Anastasia Kristien, pada proses pembuatan es krim, mahasiswa kelas Pastry Advanced diajarkan bagaimana membuat es krim dengan teknik yang terbilang cukup cepat yaitu dengan menggunakan nitrogen. Cara ini untuk menghasilkan es krim bertekstur lebih lembut dan kristal es yang lebih kecil daripada jika dibuat dengan cara biasa. Cepatnya waktu pendinginan membuat es krim yang dihasilkan lebih praktis tanpa memerlukan bahan tambahan seperti, kuning telur, emulsifier, atau bahan penstabil lain.


"Nitrogen cair yang kita gunakan ini berfungsi mendinginkan makanan secara cepat, sebagai aplikasinya kita coba dalam pembuatan es krim. Wujud nitrogen ini berupa cairan bening yang memiliki suhu rendah, yakni suhu -120°C " ujar dosen Anastasia Kristien yang ditemui disela-sela waktu mengajarnya.
 Untuk penggunaannya, dosen Anastasia menerangkan, tinggal tuangkan nitrogen cair ke dalam adonan es krim yang sedang dikocok, es krim akan jadi dalam dua menit tanpa harus dimasukkan ke lemari es. Begitu dituangkan, uap yang dihasilkan menimbulkan kesan menarik seperti asap putih.


Ia melanjutkan meski cara penggunaannya terlihat sederhana, nitrogen cair tak bisa diperlakukan sembarangan, lho. Harus mengenakan sarung tangan dan kacamata khusus sebelum memakai nitrogen cair. Pasalnya, zat kimia ini tidak boleh menyentuh kulit dan harus disimpan di tempat tertutup.
 Tampaknya pemakaian nitrogen cair dalam makanan mulai marak dengan menerapkan teknologi gastronomi molekuler. Lantas apakah nitrogen cair aman dikonsumsi? ‘Penggunaan nitrogen cair dalam makanan aman selama mengikuti peraturan keselamatan’ pungkas dosen Anastasia Kristien.


   Nah, ingin lebih jauh lagi mempelajari dunia pastry? Akademi Pariwisata Majapahit menjadi satu-satunya sekolah di Surabaya yang menawarkan kelas untuk Pastry Advanced. Lembaga pendidikan yang bisa direkomendasi sebagai tempat memperoleh ilmu yang mendalam dan komprehensif mendalami pembuatan dan pengenalan produk pastry. *Upi

Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050


www.majapahit.org / www.matoa.info

Tata Cara Minum Teh ala Jepang Diajarkan di Akpar Majapahit




           Ada yang istimewa di Kampus Akpar Majapahit pada tanggal 22-25 April 203. Pasalnya, Akpar Majapahit kedatangan tamu sebanyak 11 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro, Krembangan Surabaya ---dari Korps Suplai--- yang ingin menimba ilmu tentang tata cara minum teh ala Jepang.

          Untuk suksesnya acara tersebut, pihak Akpar Majapahit menghadirkan langsung dosen Mrs Iwasaki Yasui (native speak) dan dua orang mahasiswa dari Jepang yakni Hiroe Miyake dan Nanaho Miyake, yang saat ini belajar di Unitomo dalam program pertukaran mahasiswa (student exchange).

         Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner

 Dari pihak Akpar Majapahit nampak hadir dalam jamuan minum teh ala Jepang adalah Hedy W. Saleh, Machtucha dan R Bagus Handoko, sedang dari pihak Unitomo diwakili Cicilia Tantri Suryawati dan Mrs Iwasaki Yasui (dosen).


Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Tataboga


          Menurut R Bagus Handoko, kehadiran 11 taruna AAL (kadet) Tingkat II yang belajar kuliner di kampus Akpar Majapahit ini merupakan langkah awal dari kerjasama yang dirintis oleh kedua lembaga. Begitu juga dengan pihak Unitomo, kami juga menjalin kerjasama terutama yang berhubungan dengan bidang studi Bahasa Jepang berikut pernak-perniknya,” ujar chef Bagus Handoko, yang juga menjadi dosen tidak tetap (food & beverage) di AAL.

          Para kadet pun nampak antusias mengikuti penjelasan langsung dari native speak Mrs Iwasaki Yasui yang dipandu bersama Cicilia Tantri Suryawati, Chef Bagus Handoko dan Machtucha.  Para kadet juga dipersilakan untuk praktik dan mempraktikkan tata cara minum teh ala Jepang dengan didampingi langsung oleh dua mahasiswi Jepang yang sekarang belajar di Unitomo.

Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Tourism - Hotel Management - Culinary - Baking & Pastry

          Asisten Direktur III Akpar Majapahit Machtucha, Dipl.Hot., SE, M.Par mengatakan, upacara minum teh (chanoyu) adalah suatu etiket mengenai tata cara menyajikan teh dan menikmatinya.

          Menurut historisnya, teh pertama kali masuk ke Jepang sekitar abad 8 (zaman Nara) dibawa oleh para pendeta dan cendikiawan dari China dan meluas di kalangan para bangsawan. Pada saat itu, dibandingkan sebagai minuman, teh lebih dikenal sebagai obat.

          Pada awal zaman Kamakura (sekitar akhir abad 12 sampai awal abad 14), bibit teh dibawa dari China dan ditanam di Jepang. Pertama kali teh ditanam di Jepang di kuil Kousanji di daerah Kyoto Utara.


          Upacara sekitar minum teh pertama kali dirancang oleh Murata Shukou, sekitar akhir abad 15. Murata Shukou  yang selalu mendampingi Shogun Ashikaga Yoshimasa mencoba menemukan keserasian kehidupan hening, sunyi, lepas dari kegaduhan duniawi, serasi dengan alam.

          Adapun yang berjasa dalam mengangkat upacara minum teh ke dalam dunia seni adalah Senno Rikyuu, seorang warga Sakai (Osaka). Hingga sekarang, Chanoyu merupakan suatu  bentuk kesenian khas Jepang yang memiliki keindahan absolut.


          Upacara atau tata cara minum teh ala Jepang (chanoyu) punya banyak aturan. Tidak sesederhana yang Anda pikirkan. Tapi hal ini membuat tatacara minuma ala Jepang menjadi istimewa.

          Ketika Anda bertamu dan disuguhi teh oleh tuan rumah, maka Anda tidak boleh langsung meminumnya. Ada beberapa hal yang  harus dilakukan sebelum menikmati teh hijau yang baru saja dibuat tuan rumah. Dalam chanoyu, teh disajikan dalam cawan yang biasanya memiliki motif di salah satu sisinya.

          Saat menerima cawan, tamu harus mengangkatnya dengan ketinggian sejajar mata. Lalu, turunkan hingga sejajar dada dan putar dua kali cawan ke arah kanan agar gambar di cawan menghadap ke luar, bukan ke arah mulut Anda.

          Gerakan yang sama juga diterapkan untuk cawan-cawan tidak bermotif. Teh hijau dalam cawan tersebut harus dihabiskan sebagai tanda hormat.  Agar tehnya tandas tidak bersisa, ditegukan terakhir lebih baik diseruput, sedot sampai habis.

          Setelah selesai minum teh, tamu dapat memperhatikan detil cawan, mulai dari motif hingga nama pembuat yang biasanya ada di bagian bawah cawan. Perlu diingat, setiap cawan itu berbeda-beda, Anda belum tentu bisa bertemu dengan cawan yang sama. Selain itu, cawan juga sangat berharga, jadi ketika melihatnya harus sangat berhati-hati.

          Kebiasaan minum teh di Jepang merupakan ritual tradisional dalam menyajikan teh untuk tamu. Pada zaman dulu disebut chato atau cha no yu, kalau di luar ruangan disebut nodate.

          Teh disiapkan secara khusus oleh orang yang mendalami seni upacara minum teh yang disebut Tea Master. Teh bukan cuma dituang dengan air panas dan diminum, tapi sebagai seni dalam arti luas. Dihidangkan dan dinikmati sekelompok tamu di ruangan khusus untuk minum teh yang disebut chashitsu.

          Upacara minum teh mencerminkan kepribadian dan pengetahuan tuan rumah yang mencakup antara lain tujuan hidup, cara berpikir dan agama. Dalam menyajikan minuman, cangkir yang disediakan untuk tamu wanita dan pria juga berbeda.

          Tea Master, orang yang menyiapkan teh memberikan cangkir (yang sebenarnya mangkok) tidak sembarangan, namun sesuai "kepribadian" para tamu, biasanya para lelaki diberi cangkir yang simple, dan para wanita diberi cangkir bunga.

    Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner - Patiseri     

      Pada umumnya, upacara minum teh menggunakan teh bubuk matcha yang dibuat dari teh hijau yang digiling halus. Upacara minum teh menggunakan matcha disebut matchado, sedangkan bila menggunakan teh hijau jenis sencha disebut senchado.

          Posisi dan teknis minum teh juga ada aturannya. Posisinya adalah seperti duduk di antara dua sujud pas sholat. Bagi yang tak terbiasa, ini adalah posisi yang tidak nyaman.

          Selain itu, sebelum menempelkan cangkir ke bibir, cangkir diletakkan di telapak tangan kiri dan tangan kanan harus memutar cangkir 180 derajat dalam tiga putaran! Jika lupa, ini dianggap sangat tidak sopan, dan tuan rumah akan sangat tersinggung. Karena gambar bunga-bunganya harus terlihat di depan sehingga tuan rumah mengetahui bahwa kita sangat menikmati teh tersebut.

          So, jika Anda berkesempatan dijamu orang Jepang, maka tidak bingung harus bersikap seperti apa. (ahn)