twitter
Tristar Culinary Institute Jakarta
Telp: 021-5380668. Fax: 021-53155652.
HP: 081234506326, 081286358533. PIN BB: 53B4FED8, 2A96E298.
Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 31-33. Serpong - Tangerang.

Sekolah Masak & Akademi Perhotelan

SEKOLAH TATA BOGA - SEKOLAH KULINER
Program Pendidikan Kuliner Diploma 1, D2 dan D3

Sistem Studi : Praktek Setiap Hari

Jurusan :
Patiseri (Baking & Pastry)

Tata Boga (Kuliner)


Jenjang Studi lanjutan S1 & S2 di Swiss.

Dengan jurusan : International Hotel and Tourism Management.


Jln. Raya Jemursari no. 244. Surabaya.

Telp: 031-8433224-25.

Flexi: 031-81639992.

HP: 0817321024.

Email: tristarkuliner@yahoo.co.id


*************************************

TRISTAR CULINARY INSTITUTE

Visi & Misi

Stuktur Kurikulum

Fasilitas

Biaya Perkuliahan

Info: Kursus Tristar 031-71933131 - 081332004197




Informasi:

*Kursus Tristar Kaliwaron

Jln. Kaliwaron 58-60. Surabaya

Jadwal Kursus Tristar Kaliwaron.

Tarif Kursus Privat di Tristar Cabang Kaliwaron.

Kids Cooking Class bersama Tristar Culinary Institute

Aneka Mesin & Peralatan Home Industry

Poduct List Tristar Machinery


*Anda ingin membuka Cafe?

Ikuti Kursus Cara Membuat Cafe

Kursus Minuman Cafe di Tristar Kaliwaron

Pages

Kreasi Mahasiswa S1 Culinary Business Jakarta - Ujian Praktek Kuliner dan Patiseri




Keren & inovatif, itu kata-kata yang bisa terucap begitu melihat produk ujian kelas kuliner dan patiseri yang tertata cantik diatas meja display. Beberapa dosen kuliner dan patiseri, ada Chef Mahmudi dan Chef Kristine, serta seorang praktisi dari restaurant & hotel yaitu Chef Ridson, tampak sibuk menguji rasa produk tersebut untuk memberikan penilaian. Pemandangan ini berlangsung selama 3 hari (15 -17 Juni 2015) saat mahasiswa Tristar Institute BSD melaksanakan ujian praktik kuliner dan patiseri.




Kreatifitas mahasiswa Tristar Institute BSD menghadirkan produk makanan dengan tema yang telah ditentukan kembali teruji. Dari jurusan kuliner tema menu catering menjadi pilihan. Walaupun ujian praktiknya dilakukan secara berkelompok, setiap mahasiswa dituntut untuk bisa membuat 5-7 porsi masakan mulai dari appetizer, soup hingga sajian main course.
Sedangkan dari jurusan patiseri, kreasi cake ataupun kue-kue klasik dan modern dijadikan tema utama. Dalam ujian praktik ini setiap mahasiswa diharuskan bisa memvariasikan cake ataupun kue-kue tersebut menjadi beberapa varian dan harus tampil menarik. Wah, ini pasti seru !
Hanya dengan waktu kurang lebih 120 menit untuk kelas kuliner dan 180 menit untuk kelas patiseri, mahasiswa harus mampu me-manage waktu yang telah ditentukan untuk membuat produk yang punya sensasi rasa dan seni. Kehadiran makanan dengan tampilan yang menarik, citarasanya enak dan penyusunannya yang cantik, pastinya cukup menyita perhatian. Penasarankan?

Saat dihubungi disela-sela rutinitasnya mengajar, Chef Mahmudi menyampaikan bahwa ujian di triwulan akhir ini menjadi salah satu tolak ukur penilaian bagi mahasiswa dengan diuji kemampuannya. Mahasiswa juga harus menghitung food control, dengan harapan agar mereka bisa memperkirakan budget-nya. Dan standarisasi penilaian ujian kali ini meliputi, kreatifitas, tekstur dan rasa. Dengan begitu mahasiswa akan tertantang untuk bisa menciptakan produk dan mampu bersaing didunia kerja yang sebenarnya, ungkap dosen pengampu mata kuliah kuliner di Tristar Institute BSD ini.





Lantas hidangan apa saja yang dibuat oleh mahasiswa Tristar Institute BSD ini? Dari kelas kuliner, ada Sup jagung, Ikan asam manis dan Stir fry brocoli with shrimp & tofu, kreasi dari Nurul M, Stefani R, & M. Ferdian. Ada Pecel Jogja dan Sate lontong mie, kreasi Intan P, Juwita E, & Eben E. Ada, Lotek, Gulai cincang sapi, Sate asorted, kreasi A. Prabu, Alfan R, & M. Ibnu. Ada Siomay goreng, Sup asparagus dan Udang goreng telur asin. Ada Roti gulung isi ragout, Sup glinding dan Nasi Liwet, kreasi Thirza A, Christine K, & Zaphenath. Terakhir ada, Tahu goreng isi, Sup daging dan Selat Solo, kreasi Fridson S, Elsa A, & Kevin Junior.  Pastinya semua sajian ini penampilan dan rasanya menggiurkan !



Tak beda menggiurkan juga, melirik ke kelas patiseri. Penampilan kreasi cakenya begitu bersahaja ditambah garnis yang kreatif membuat siapa saja yang melihatnya ingin mencicipi. Diantaranya, ada kreasi olahan Miesoa buatan A. Radovani, Grean tea kue cubit yang lagi tren buatan Dimas S, Almond Fruit Tart buatan Deviana, Mini Tea Party kreasi dari Debora, kreasi olahan Puff dengan nuansa Paris buatan Christine A, lalu ada Coctail Tartlet kreasi dari Pricilliea Freany, Passion Twonies kreasi Lisa A, dan ada juga varian Choux kreasi dari Charles J. So tampak begitu memikat.




Kreasi lainnya M. Adji membuat Napoleon gateau, ada kreasi Puff pastry buatan Argusvina, kreasi Tartlet buatan Eva Asih, ada kreasi Choux buatan Klara, dan ada juga kreasi Café de entremet buatan Harial yang bertemakan perpaduan cassino dan coffee. Semua produk tematik ini cukup memukau mata untuk menikmatinya.

Bagi Harial Arief Pramana, perasaannya saat ujian praktik ini cukup happy, karena tema konsepnya sudah lama dipersiapan, setelah keikutsertaannya dari ajang kompetisi salon culinaire. Mulai dari chocolate showpiece, tampilan dari masing-masing produk petits four, display entremet dimeja, penyusunan produk hingga plating art-nya. Dan di ujian kali ini harapannya ingin membuktikan bahwa karya produknya bisa lebih baik dari kompetisi yang pernah diikutinya,’ ungkap mahasiswa asal Pontianak ini.




Pasti produk ujian karya mahasiswa kuliner & patiseri ini sangat menarik perhatian untuk disimak. Bagi yang ingin belajar kuliner ataupun patiseri seperti mereka, gabung dan nikmati kenyamanan belajar di Tristar Institute BSD. Sebuah lembaga pendidikan kuliner & patiseri, dimana tempat belajar yang didesign dengan interior yang nyaman, serta laboratorium sebagai tempat praktikum yang sangat representative. *Upi


Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan
Info Kuliah di Jakarta:
Kampus BSD Serpong Jakarta:
S1 Culinary Business (SE)
S1 Hotel Management (SE)
S1 Food Technology (STP)

Tristar Institute – Serpong Jakarta
Komplek Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 31-33.
Telp : 021-5380668.
HP : 081286358533.
PIN BB : 2A96E298.
Fax : 021-53155652.

GALAXY TRAINING CENTRE JAKARTA
Kursus Wira Usaha & Teknologi Pangan
Telp: 021-53151389.
Flexi: 021-49111425. PIN BB: 2A8798AE
Simpati: 081318230199. IM3: 085775501848.


Serpong - Tangerang

PESERTA KURSUS ASAL MALAYSIA BELAJAR MEMBUAT BURGER DAN HOT DOG DI TRISTAR CULINARY INSTITUTE




Makanan seperti burger dan hot dog tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat kita. Bahkan makanan ini sudah banyak yang diperjual belikan di kaki lima. Banyaknya minat masyarakat terhadap makanan ini tentu disebabkan karena citarasanya yang lezat. Namun ternyata makanan ini tidak hanya populer di dalam negara kita saja melainkan di berbagai negara termasuk juga Malaysia. Alasan inilah yang melandasi Nor Pishah Binti Hashim yang datang jauh-jauh dari negara tetangga, Malaysia untuk mengikuti kursus secara privat di Tristar Culinary Institute yang beralamtkan di Jl. Raya Jemursari no.234 Surabaya.
Kedatangan Nor Pishah Binti Hashim ke Indonesia terutama ke Tristar Culinary Institute memang bukanlah yang pertama kali. Karena Nor memang sudah hampir 2 tahun belakangan ini mengikuti beberapa kali pelatihan atau kursus yang diadakan di Tristar Culinary Insitute. Tak hanya kursus kuliner saja yang diikuti Nor, melainkan juga kursus-kursus non food. Seperti kedatangan Nor kali ini yang didampingi sang suami tercinta, Baba Ahmad Bin Omar ke Tristar Culinary Institute untuk mengikuti kursus non food dan food.
Adapun kursus food yang diikutinya kali ini adalah pembuatan hamburger dan hot dog yang meliputi pembuatan sosis sapi, burger bun dan hot dog bun, daging burger, daging burger ala rumah tangga, saus burger, mayonnaise dan thousand island. Kursus ini sengaja dipilih Nor secara privat karena agar lebih mendalami materi yang diajarkan. Kedatangan Nor ke Indonesia ini sendiri bukan tanpa tujuan. Karena Nor selaku consultant ataupun cooking instructor sekaligus owner dari sebuah lembaga pelatihan kuliner di Malaysia yang diberi nama Nor Pishah Enterprise ini dituntut untuk selalu up to date terhadap perkembangan dunia kuliner.
Pilihan tempat menuntut ilmu kuliner ke Indonesia dikarenakan selera orang Malaysia hampir sama dengan orang Indonesia. Selain itu bila hanya belajar di Malaysia saja maka pegetahuan kuliner akan sama dengan lembaga pelatihan serupa lainnya yang ada di Malaysia. Berkecimpung selama 20 tahun dalam usaha lembaga pelatihan kuliner semakin memacu semangat Nor untuk terus menggali pengetahuan kuliner dimana saja. Tentu saja Tristar Culinary Institute sebagai salah satu lembaga yang dipilih Nor sebagai tempat menimba ilmu kuliner sangat berbangga karena dengan begitu telah membuktikan bahwa Tristar Culinary Institute sebagai salah satu lembaga pelatihan kuliner yang kompeten di Indonesia.
Kursus privat membuat burger dan hot dog ini diikuti Nor tepatnya pada hari Rabu (14/07) pada pukul 13.30 WIB hingga selesai. Ada yang berbeda dari kursus lainnya, kursus kali ini dipandu oleh 2 pengajar kursus yaitu Endang dan Robi. Untuk pembuatan Hot Dog Bun dan Burger Bun diajarkan oleh Robi sedangkan materi lainnya diajarkan oleh Endang. Namun metode kursus privat ini masih sama dengan kursus lainnya yaitu metode hands on. Sehingga para peserta kursus bisa langsung ikut mempraktikkan materi yang diajarkan.

Materi yang pertama kali diajarkan adalah cara pembuatan adonan roti untuk burger dan hot dog. Dengan suasana kekeluargaan yang hangat Robi menjelaskan berbagai teori pembuatan adonan roti yang tepat, Nor pun segera mencatat segala hal yang diperlukan. Setelah adonan jadi, Nor pun ikut membentuk adonan roti.
Kemudian adonan diistirahatkan selama beberapa saat, dikembangkan baru kemudian dioven. Di sela-sela menunggu proses pengembangan roti, materi dilanjutkan dengan pembuatan sosis sapi yang diajarkan oleh Endang. Setelah adonan sosis selesai dimasukkan ke selongsong maka materi dilanjutkan ke materi lainnya seperti pembuatann burger. Nor sangat antusias mengikuti setiap proses yang diajarkan bahkan tak segan-segan ikut mempraktikkan setiap pembuatan adonan.
Tak lama setelah pembuatan burger dan sosis selesai, maka tema selanjutnya yaitu pembuatan saus, mayonnaise serta thousands island. Selesai dengan semua proses pembuatan semua materi, maka Nor juga ikut menyusun burger bun berikut hot dog bun dengan sayuran dan sosis sapi serta daging burger. Nor mengaku sangat puas mengikuti kursus kali ini dan ingin sekali mengikuti kursus di Tristar Culinary Insitute di waktu-waktu yang akan datang./nv

LEZATNYA SIOMAY DAN BATAGOR BUATAN SENDIRI DI TRISTAR CULINARY INSTITUTE


Makanan seperti siomay dan batagor kini sudah menjamur di berbagai tempat. Hal ini tentu dikarenakan citarasa makanan ini banyak diminati oleh masyarakat. Dengan alasan inilah Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya mengadakan kursus dengan materi yang terdiri dari Siomay Bandung, Batagor dan Otak-otak Tengiri Bakar. Tak hanya diajarkan cara membuat Siomay, Batagor dan Otak-otak Tengiri Bakar saja namun kursus yang diadakan pada hari Selasa (06/07) pukul 13.30 WIB ini juga diajarkan cara membuat saus kacang dan sambal pelengkapnya.
Adapun materi kursus kali ini diajarkan oleh Yanuar yang merupakan salah satu pengajar perkuliahan Culinary di Tristar Culinary Institute. Metode kursus yang digunakan dalam kursus di Tristar Culinary Institute ini adalah metode praktik langsung. Namun tak lupa Yanuar selaku pengajar memberikan penjelasan dan pengetahuan mengenai bahan-bahan yang digunakan dalam materi yang diajarkan sebelum praktik dimulai. Peserta kursus yang terdiri dari 4 orang kali ini tak hanya datang dari Surabaya saja melainkan juga datang dari luar daerah yaitu Madiun dan Jember. Tampak para peserta sangat antusias mendengarkan berbagai penjelasan mengenai bahan-bahan yang diberikan oleh Yanuar.
Setelah beberapa saat penjelasan diberikan, maka para peserta langsung diberikan tugas yang masing-masing orang wajib mempersiapkan satu macam resep sebelum dimasak.
Para peserta yang masing-masing sudah diberikan tugas ini langsung menuju ke meja praktik untuk memulai menimbang, membersihkan dan memotong berbagai bahan yang digunakan. Kemudian masing-masing bahan tersebut dimasukkan ke dalam wadah-wadah kecil. Bila semua bahan telah siap, maka masing-masing orang yang sudah mendapat tugas tersebut langsung bisa mempraktikkan resepnya dan tentunya dengan panduan dari Yanuar.


Para peserta yang belum mendapat giliran untuk mempraktikkan salah satu resepnya bisa melihat secara langsung setiap proses memasak yang sudah dipraktikkan oleh peserta lainnya. Sehingga dengan metode seperti ini diharapkan para peserta bisa langsung mengetahui dimana kesulitan dan kendalanya. Dan diharapkan para peserta langsung mahir dalam mempraktikkan materi yang sudah diajarkan dalam kursus.

Selang beberapa waktu kemudian, para peserta sudah siap dengan bahan-bahan yang akan digunakan dalam praktik memasak. Yanuar pun segera memandu satu per satu peserta untuk mempraktikkan masing-masing materi yang sudah ditugaskan. Dan peserta lainnya juga bisa ikut menyimaknya. Adapun cara memasaknya diawali dengan membuat semua adonan terlebih dahulu kemudian dilankutkan dengan membentuk berbagai adonan tersebut masing-masing menjadi Siomay, Batagor dan Otak-otak Bandeng Bakar.

Begitu seluruh adonan telah siap, maka masing-masing adonan diproses dengan proses yang berbeda-beda. Untuk proses pengolahan Siomay Bandung diproses dengan cara dikukus, Batagor diproses dengan cara digoreng sedangkan Otak-Otak Bandeng Bakar diproses dengan cara dikukus kemudian dibakar.



Selesai memproses seluruh bahan dan manjadi makanan yang siap disantap ini, para peserta mulai siap-siap membersihkan diri. Tak hanya itu saja, Yanuar selaku pengajar masih mempersilahkan para peserta untuk bertanya tentang materi yang diajarkan kali ini bila ada yang kurang jelas. Di akhir acara kursus para peserta bisa membawa pulang hasil jadi makanan yang sudah dipraktikkan. Peserta mengaku cukup puas mengikuti jalannya kursus dikarenakan diajarkan oleh tenaga yang ahli di bidangnya serta didukung oleh sarana yang sangat memadai. “Sepertinya saya akan mengikuti kursus di Tristar Culinary Institute lagi di lain waktu. Karena saya sangat senang dengan metode yang diberikan.”ujar Bewin Febri yang merupakan salah satu peserta dari Madiun./nv

Ujian Kreasi Makanan Menggunakan Teknik Molecular Gastronomy


-->

Advanced Class – Tristar Institute BSD
Apa yang terjadi ketika sains diterapkan dalam kuliner? Setelah belajar mengenai materi molecular gastronomy, mahasiswa Tristar Institute BSD diuji kemampuannya untuk membuat produk makanan dengan bantuan seni memasak dalam molecular gastronomy. Wah sensasi hasilnya cukup unik dan menarik.

 Pengetahuan akan molecular gastronomy membuat para mahasiswa dapat mengeksplorasi lebih jauh mengenai dunia kuliner secara ilmiah. Dengan menerapkan seni molekuler ini, mereka dapat menciptakan hidangan baru yang menarik. Tentunya hidangan makanan yang unik dan lezat  tersebut akan memberikan kejutan bagi siapa saja yang melihatnya.


Nah, berikut beberapa sajian unik & menarik kreasi mahasiswa Tristar Insitute BSD yang dibuat menggunakan teknik molecular gastronomy:

 1.      Deconstructed Bruschetta with Pesto (Kreasi: Andreas Prabu M.)
Siapa yang menyangka bahwa makanan ini adalah bruschetta.  Jika tersaji dalam bentuk seperti ini: tomato concasse dibuat menyerupai daging asap membalut roti French bread disajikan di piring, dilengkapi daging dimasak menggunakan sousvide hingga medium well, dilengkapi pesto dan keju parmesan yang crispy. Ditambah berhiaskan olive oil powder bercitarasa gurih. Penasaran’kan ?



2.      Deconstructed Curried Beef with Lemongrass Jelly (Kreasi: Charles Jonathan So)
Tak kalah unik, Charles Jonathan So menghadirkan daging curry dimasak menggunakan sousvide. Daging ini disajikan cantik dipadukan lemongrass jelly, curry sphere membentuk gelembung yang menarik, ditambah dehidrated potato sebagai hiasan dan pineapple foam sauce. Wow, unik sekali.


 3.      Blazed Creamy Penne Pocket (Kreasi: Debora Febe R.H)
Pasta penne yang bentuknya berlubang seperti pipa akan tetapi ujungnya berbentuk serong ini hadir dalam olahan yang cukup unik. Dipadu dengan cream yang lembut dibalut dengan lembaran pasta dibentuk kantung dan dipanggang, makin terasa enak enak olesan saus.



4.      Tuna Wrapped Nori Jelly with Asparagus Puree & Dashi Gel (Kreasi: Harial Arief P.)
Dari namanya tentu sudah bisa menebak-nebak kejutan apa lagi yang dihasilkan dengan teknik memasak gastronomi molekuler. Ikan tuna dibalut dengan lembaran nori jelly yang  lembut, ditambah asparagus puree sebagai saus dan berhiaskan butiran-butiran bening daishi gel yang dibuat menggunakan teknik gelifikasi. Begitu dirangkai, sajian makanan ini tampak cantik.


  5.      Tenderloin with Mushroom & Carrot Sphere (Kreasi: Ayu Wukir P.)
Daging tenderloin yang dimasak secara sousvide ini hadir dalam bentuk steak. Disajikan dengan saus jamur yang cukup simpel, dipadukan mashed potatoes dan wortel. Uniknya, jus wortel dibuat bentuk bulat ini begitu cantiknya dengan proses molecular gastronomy menggunakan teknik spherifikasi.


 6.      Chicken Yellow Puff (Kreasi: Thirza Angelia A.)
Gurihnya puff dipadu isian wortel, kentang dan bawang prei yang dipanggang ini, citarasanya makin sempurna dipadukan bumbu kuning. Dengan sentuhan molecular gastronomy, tampilan sajian ini makin unik, ada foam sauce yang dibuat dari cairan bumbu kuning dan lecithine, lalu taburan garlic powder yang dibuat dengan campuran maltodextrine.


 7.      Pempek Keju with Cuko Foam (Kreasi: Amallia Putri Radovani)
Mengusung citarasa makanan tradisional, sajian pempek kapal selam dari Palembang ini ternyata unik juga dipadukan dengan saus cuko yang menggunakan molecular gastronomy teknik foam (busa). 


 8.      Castle Barracuda with Yoghurt Sauce (Kreasi: Dimas Syaiful B.)
Sajian yang menceritakan steak daging ikan berukuran besar di istana dalam air yang diwujudkan dari saus yoghurt, dan berhiaskan bubble berwarna biru menggunakan molecular gastronomy.
                    


9.      Mini Chicken Pie Cozy Cone (Kreasi: M. Adji Triarta)
Bentuk sajian yang berukuran mungil ini cukup unik, bentuknya seperti terompet. Begitu digigit, akan dikejutkan oleh citarasa krim ayam yang lembut. Sebagai penutup tampilan krim cukup cantik diatasnya.




Bagaimana, unik dan menarik bukan? Dengan ilmu pengetahuan molecular gastronomy semua dapat menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Yuk, belajar dan rasakan kenyamanan belajar dikampus Tristar Institute BSD-Serpong. *Upi


Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan
Info Kuliah di Jakarta:
Kampus BSD Serpong Jakarta:
S1 Culinary Business (SE)
S1 Hotel Management (SE)
S1 Food Technology (STP)

Tristar Institute BSD – Serpong Jakarta
Komplek Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 31-33.
Telp : 021-5380668.
HP : 081286358533.
PIN BB : 2A96E298.
Fax : 021-53155652.

GALAXY TRAINING CENTRE JAKARTA
Kursus Wira Usaha & Teknologi Pangan
Telp: 021-53151389.
Flexi: 021-49111425. PIN BB: 2A8798AE
Simpati: 081318230199. IM3: 085775501848.
Serpong - Tangerang

MASAKAN SERBA KEPITING YANG MENGGUGAH SELERA


Pelatihan Masak Aneka Olahan Kepiting.
Kursus Cara Memulai Usaha Rumah Makan & Catering.
Diajarkan Aneka Resep Masakan dari Kepiting.




Aneka hidangan seafood yang terdiri dari udang, ikan, kerang, cumi-cumi dan kepiting sudah sangat populer di masyarakat. Bahkan kini kita dapat dengan mudahnya menemukan berbagai makanan ini di jajanan kaki lima. Karena harga dari makanan tersebut relatif cukup mahal, maka banyak orang yang menginginkan untuk belajar memasak aneka seafood. Sehingga mereka bisa membuat sendiri makanan tersebut di rumah. Hal inilah yang melandasi Tristar Culinary Institute sebagai lembaga pelatihan atau kursus dan program pendidikan profesional bidang kuliner untuk mengadakan kursus dengan tema Aneka Kepiting.
Adapun kursus memasak dengan materi Aneka Kepiting ini diadakan di Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya ini terdiri dari dari 3 macam materi masakan berbahan kepiting meliputi Kepiting Singapore, Kepiting Lada Hitam dan Kepiting Asam Manis. Acara kursus ini sendiri diadakan pada hari Rabu (14/07) pukul 13.30 WIB dengan jumlah peserta 4 orang. Tak hanya datang dari Surabaya saja, namun peserta kursus ini ada yang datang jauh-jauh dari Kalimantan untuk mengetahui cara tepat mengolah kepiting.
Metode kursus yang ditawarkan di Tristar Culinary Institute adalah metode Hands On yaitu peserta diberi kesempatan untuk praktik langsung. Namun sebelum peserta kursus praktik, terlebih dahulu Yanuar selaku pengajar memberikan penjelasan tentang segala hal mengenai berbagai bahan yang digunakan dalam materi kursus. Peserta pun menyimak segala penjelasan dengan seksama. Dalam kesempatan ini, para peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya tentang berbagai hal yang kurang jelas. Seketika itu pula Yanuar memberikan jawaban atas pertanyaan para peserta dengan sejelas-jelasnya.

Setelah penjelasan selesai diberikan, maka kini saatnya para peserta kursus ditugaskan untuk menyiapkan berbagai bahan yang digunakan dalam materi kursus. Para peserta pun dengan antusias menuju meja dapur dan mulai memotong, menimbang dan membersihkan semua bahan yang akan digunakan dalam praktik memasak. Bahkan masing-masing peserta diajarkan cara membersihkan kepiting dengan cara yang tepat.

Kemudian setelah semua bahan siap, para peserta yang masing-masing sudah diberikan tugas secara bergantian mulai mempraktikkan materi yang diajarkan secara bergilir. Dan tentu saja, Yanuar selaku pengajar selalu mendampingi para peserta dalam mempraktikkan materi kursus. Dalam sesi ini para peserta juga selalu diberikan berbagai tips seputar bahan dan cara memasak yang tepat.


Peserta kursus yang belum mendapatkan giliran untuk praktik, bisa menyimak materi peserta lain yang sedang dipraktikkan. Sehingga dengan metode seperti ini diharapkan para peserta bisa dengan cepat menyerap materi yang diajarkan.



Materi yang pertama dipraktikkan kali ini adalah Kepiting Singapore. Kepiting yang sudah dibersihkan ini terlebih dahulu digoreng, kemudian bumbu-bumbu ditumis, kepiting dimasukkan dan terakhir putih telur dimasukkan hingga menyerupai serabut dan dimasak hingga matang. Materi yang kedua adalah Kepiting Sapi Lada Hitam. Hampir sama dengan pembuatan Kepiting Singapore, kepiting yang sudah dibersihkan terlebih dahulu digoreng sebelum nantinya dimasukkan ke dalam tumisan bumbu dan bahan lainnya. Menyusul materi selanjutnya adalah pembuatan Kepiting Asam Manis yang cara pembuatannya setelah kepiting digoreng kemudian bagian atasnya disiram dengan sausnya.
Selain ingin membuka usaha di bidang kuliner, peserta yang mengikuti jalannya kursus ini karena hobby memasak. “Karena sekeluarga suka makan enak dan kebetulan saya hobby memasak ya akhirnya saya mengikuti kursus memasak kepiting ini agar saya bisa memasaknya di rumah” ujar Murtiningsih, salah seorang peserta dari Surabaya. Selesai dengan berbagai materi kursus yang diajarkan, para peserta bisa membawa pulang hasil masakan yang sudah dipraktikkan./nv