twitter
Tristar Culinary Institute Jakarta
Telp: 021-5380668. Fax: 021-53155652.
HP: 081234506326, 081286358533. PIN BB: 53B4FED8, 2A96E298.
Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 31-33. Serpong - Tangerang.

Sekolah Masak & Akademi Perhotelan

SEKOLAH TATA BOGA - SEKOLAH KULINER
Program Pendidikan Kuliner Diploma 1, D2 dan D3

Sistem Studi : Praktek Setiap Hari

Jurusan :
Patiseri (Baking & Pastry)

Tata Boga (Kuliner)


Jenjang Studi lanjutan S1 & S2 di Swiss.

Dengan jurusan : International Hotel and Tourism Management.


Jln. Raya Jemursari no. 244. Surabaya.

Telp: 031-8433224-25.

Flexi: 031-81639992.

HP: 0817321024.

Email: tristarkuliner@yahoo.co.id


*************************************

TRISTAR CULINARY INSTITUTE

Visi & Misi

Stuktur Kurikulum

Fasilitas

Biaya Perkuliahan

Info: Kursus Tristar 031-71933131 - 081332004197




Informasi:

*Kursus Tristar Kaliwaron

Jln. Kaliwaron 58-60. Surabaya

Jadwal Kursus Tristar Kaliwaron.

Tarif Kursus Privat di Tristar Cabang Kaliwaron.

Kids Cooking Class bersama Tristar Culinary Institute

Aneka Mesin & Peralatan Home Industry

Poduct List Tristar Machinery


*Anda ingin membuka Cafe?

Ikuti Kursus Cara Membuat Cafe

Kursus Minuman Cafe di Tristar Kaliwaron

Pages

22 Anggota BKM Luhur Makmur Belajar Bikin Rainbow Kukus

Gandeng Tristar Culinary Institute

          SURABAYA – Upaya menyukseskan program pemerintah dalam rangka menanggulangi kemiskinan di perkotaan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP), Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Luhur Makmur Kelurahan Tenggulunan, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik bekerjasama dengan Tristar Culinary Institute (TCI) menggelar pelatihan membuat kue dan memasak.

          Gelaran pelatihan yang diikuti 22 orang (terbagi dalam dua grup @ 11 orang) –merupakan anggota BKM Luhur Makmur-- ini untuk mengisi kegiatan Cooking Class menu Culinary dan Pastry di dapur uji TCI, Jl Raya Jemursari 244 Surabaya.

Materi pelatihannya sendiri meliputi:

(1). Rainbow Kukus (Lapis Rainbow Kukus, Roll Rainbow Kukus dan Bolu Rainbow Kukus).  Tata cara membuat Rainbow Kukus dipraktikkan langsung kepada peserta oleh chef Reni dibantu Fanda, asistennya.

(2). Memasak Tahu Crispy, Crispy Jamur, Kentang Goreng diajarkan chef Ari dengan asisten Rio. Dalam kesempatan itu, Chef Ari juga mengajarkan cara membuat Mayonnaise rasa BBQ, Pizza dan Cheese.

(3). Noodle Making: Dasar membuat Mie Basah, Mie Kering, Mie Sayur, Pangsit Mie lengkap dan Pangsit Goreng renyah diajarkan kepada peserta oleh chef Yanuar dibantu asisten Wahyu.

          Sedangkan materi pelatihan (4). Aneka Bebakaran: Iga Bakar saus BBQ, Ayam Bakar Kecap dan Gurami Bakar Sunda. Untuk pelatihan yang satu ini, peserta didampingi langsung oleh chef Mahmudi dibantu Wahyu sebagai asistennya.

          Antusiasme peserta pelatihan sungguh luar biasa. Mereka nampak bersungguh-sungguh mendengarkan penjelasan chef dan mempraktikkan materi pelatihan seperti yang diajarkan. Apresiasi positif yang ditunjukkan peserta pelatihan menambah semangat pihak instruktur untuk all out membagi ilmunya kepada anggota BKM Luhur Makmur yang jauh-jauh datang dari Kota Pudak (Gresik) ke Surabaya untuk belajar memasak dan bikin kue.

          Koordinator BKM Luhur Makmur Sunaryo, pelatihan memasak dan bikin kue yang diikuti 22 anggota BKM Luhur Makmur ini merupakan bagian dari upaya pengurus BKM Luhur Makmur untuk menanggulangi kemiskinan perkotaan, dengan memberi bekal anggota membuka usaha secara mandiri.

          ”Sebetulnya, dalam surat yang kami ajukan 17 September lalu, peserta yang didaftarkan sebanyak 21, tetapi dalam pelaksanaannya pada 29 September, pesertanya bertambah satu menjadi 22 orang. Mereka antusias mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan yang diagendakan oleh pihak  TCI,” terang Sunaryo didampingi Indah Kusmiyati, Unit Pengelola Sosial (UPS BKM Luhur Makmur.

          Pihak BKM Luhur Makmur optimistis jika diantara peserta yang mengikuti pelatihan di TCI kelak bisa menjadi pengusaha sukses. Untuk saat ini, upaya yang dilakukan BKM Luhur Makmur ini  demi kemaslahatan anggota agar mereka kelak bisa membuka usaha sendiri secara mandiri dan pada gilirannya mereka juga punya kemandirian secara ekonomi.

          ”Nah upaya kami membekali anggota dengan ketrampilan memasak dan membuat kue, diharapkan bisa membawa perubahan dalam hal penanggulangan kemiskinan di perkotaan, khususnya di Kelurahan Tenggulunan, Kec. Kebomas,” ujarnya. (ahn)

  




                                                                  



Tidak ada komentar:

Posting Komentar