twitter
Tristar Culinary Institute Jakarta
Telp: 021-5380668. Fax: 021-53155652.
HP: 081234506326, 081286358533. PIN BB: 53B4FED8, 2A96E298.
Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 31-33. Serpong - Tangerang.

Sekolah Masak & Akademi Perhotelan

SEKOLAH TATA BOGA - SEKOLAH KULINER
Program Pendidikan Kuliner Diploma 1, D2 dan D3

Sistem Studi : Praktek Setiap Hari

Jurusan :
Patiseri (Baking & Pastry)

Tata Boga (Kuliner)


Jenjang Studi lanjutan S1 & S2 di Swiss.

Dengan jurusan : International Hotel and Tourism Management.


Jln. Raya Jemursari no. 244. Surabaya.

Telp: 031-8433224-25.

Flexi: 031-81639992.

HP: 0817321024.

Email: tristarkuliner@yahoo.co.id


*************************************

TRISTAR CULINARY INSTITUTE

Visi & Misi

Stuktur Kurikulum

Fasilitas

Biaya Perkuliahan

Info: Kursus Tristar 031-71933131 - 081332004197




Informasi:

*Kursus Tristar Kaliwaron

Jln. Kaliwaron 58-60. Surabaya

Jadwal Kursus Tristar Kaliwaron.

Tarif Kursus Privat di Tristar Cabang Kaliwaron.

Kids Cooking Class bersama Tristar Culinary Institute

Aneka Mesin & Peralatan Home Industry

Poduct List Tristar Machinery


*Anda ingin membuka Cafe?

Ikuti Kursus Cara Membuat Cafe

Kursus Minuman Cafe di Tristar Kaliwaron

Pages

21 Dosen Akpar Majapahit Dikuliahkan S2



Kerjasama dengan STP Trisakti

          SURABAYA – Untuk memenuhi ketentuan Ditjen Dikti Kemendiknas bahwa dosen yang mengajar mahasiswa Strata satu (S1) harus bergelar akademik minimal S2, maka 21 dosen Akpar Majapahit akan mengikuti pendidikan pascasarjana di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti Jakarta.

          Tepatnya pada tanggal 26 September 2013 lalu, 21 dosen Akpar Majapahit mengikuti interview yang digelar tim penguji dari STP Trisakti di Kampus Akpar Majapahit, Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya. Jika dinyatakan lulus, mereka akan bergabung dengan mahasiswa baru (maba) pascasarjana STP Trisakti Tahun Akademik 2013/2014.


          Komitmen untuk menyekolahkan lagi sejumlah dosen Akpar Majapahit ke jenjang lebih tinggi, yakni S2 (pascasarjana), ditunjukkan oleh Ketua Yayasan Prasetya Eka Mandiri Ir Juwono Saroso, yang mengelola Akpar Majapahit.

          Itu disampaikannya usai menyambut tim penguji dari STP Trisakti yang dipimpin oleh Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati SE, MM, Chondro Suryono SE, MM (Pembantu Ketua I Bidang Akademik) dan Dr Santi Palupi Arianti, MM, dosen pascasarjana STP Trisakti.


          Ditemui disela kesibukannya menginterview calon maba, Dr Santi Palupi Arianti mengatakan, kerjasama dengan pihak Akpar Majapahit memungkinkan lembaganya proaktif jemput bola untuk menjaring maba tahun akademik 2013/2014, dengan bantuan beasiswa.

          Ada tiga kategori beasiswa yang ditawarkan pihak STP Trisakti, yakni: (1). Sumber bantuan beasiswa dari Biro Kerjasama Luar Negeri (BKLN) Ditjen Dikti Kemendiknas. Programnya dikemas dalam bentuk Program Beasiswa Unggulan (PBU).

          Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi di bindang akademik, olahraga, seni dan budaya. Usianya maksimum 30 tahun dengan IPK 3,25. Kemampuan berbahasa Inggris TOEFL minimum 500. Selain itu, calon penerima beasiswa wajib lolos tes potensial akademik (TPA).

          Mahasiswa yang menerima program beasiswa unggulan, cukup menambah biaya Rp 10 juta dari publish rate (all in) kuliah S2 Rp 50 juta.
(2). Mendapatkan beasiswa dari STP Terisakti cukup menambah Rp 25 juta. Tidak dibatasi usia, IPK kurang dari 3,25; lulus tes masuk (TPA), TOEFL 500.
(3). Calon mahasiswa cukup menambah biaya Rp 30 juta, syarat yang lainnya seperti program beasiswa kedua, yakni usia tidak dibatasi, IPK kurang dari 3,25; TOEFL 500, lulus tes masuk (TPA).


          ”Kami mengundang calon mahasiswa baru S2 di mana pun berada untuk mendaftar ke STP Trisakti, karena pendaftaran akan kami tutup pada 6 Oktober ini. Kami hanya menargetkan 100 maba untuk tahun akademik 2013/2014,” terang Dr Santi Palupi.

          Kelak, lulusan STP Trisakti berhak menyandang gelar M.Par (Magister Pariwisata). Pasalnya, sejak 2009 silam, pariwisata diakui sebagai disiplin ilmu, sehingga yayasan (lembaga penyelenggara) yang punya sekolah tinggi pariwisata atau politeknik maupun universitas boleh menyelenggarakan perkuliahan pariwisata sampai program Doktoral (S3) dan lulusannya bergelar PhD. (ahn)





                                                                  






Tidak ada komentar:

Posting Komentar